Aplikasi ini juga berperan dalam mendukung kampanye global Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) yang bertujuan meningkatkan tekanan ekonomi pada Israel.
Kondisi Faktual
Berdasarkan pernyataan TikTokers asal Palestina bernama Abu Ziyad, ia mengatakan: “Serangan di Gaza telah menyebabkan ribuan korban jiwa, termasuk wanita dan anak-anak. Semuanya diserang dan bahkan ada yang dibakar hidup-hidup. Infrastruktur vital dihancurkan, seperti rumah sakit dan sekolah akibat serangan udara dan darat. Krisis kemanusiaan semakin parah dengan blokade yang membatasi akses air, makanan, dan obat-obatan.”
Dewan Hak Asasi Manusia PBB telah mengutuk tindakan ini, tetapi intervensi nyata dari komunitas internasional masih sangat terbatas.
Seruan MUI dan Dukungan untuk Palestina
Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada November 2023 mengeluarkan Fatwa Nomor 83 yang menegaskan bahwa mendukung agresi Israel terhadap Palestina adalah haram. Fatwa ini memperkuat seruan solidaritas untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina dan memboikot produk yang mendukung agresi tersebut.
Aplikasi seperti “No Thanks” memberikan cara praktis bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya ini, dengan memastikan pilihan konsumen selaras dengan prinsip solidaritas global terhadap Palestina. Di tengah kondisi yang terus memburuk di Gaza, aplikasi ini menjadi pengingat pentingnya tindakan kolektif dalam mendukung keadilan dan perdamaian.
Baca juga : Tetap Kawal Palestina Merdeka Hingga Titik Terakhir

