Ruang Intelek
  • HOME
  • SHOP
  • HOT
  • OPINI
  • POPULER
  • TEORITIK
  • TUTORIAL
No Result
View All Result
  • HOME
  • SHOP
  • HOT
  • OPINI
  • POPULER
  • TEORITIK
  • TUTORIAL
No Result
View All Result
Ruang Intelek
No Result
View All Result
  • HOME
  • SHOP
  • HOT
  • OPINI
  • POPULER
  • TEORITIK
  • TUTORIAL
Home HOT

Jauh diatas Langit Munir Mangkat : 40.000 Kaki

Ruang Intelek by Ruang Intelek
Maret 26, 2025
in HOT
0

Historis Singkat

(RI) ~ Dilansir dari Tempo.co seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dari Jawa Timur lahir sebagai kesatria tanpa pedang yang menusuk ulu hati dari regulasi yang tidak sesuai manusiawi.

Dikutip dari Amnesty Indonesia, pada 7 September 2004. Munir Said Thalib (MST) meninggal dunia diketinggian 40.000 kaki dari atas permukaan yang kala itu sedang dalam perjalanan, Indonesia menuju Amsterdam, karena racun.

Gerak Juang Munir

Aktivis HAM dan pendiri Kontras yang kerap menggerayangi para pelanggar hak asasi yang terjadi di Indonesia pada kala itu, dikarenakan sedang krisis humaniter.

Alasan Munir harus musnah

Tentu, banyak dugaan terkait pembunuhan pejuang reformasi tersebut contohnya seperti : Para aktivis yang konon dikabarkan menghilang tanpa jejak, tindakan kekerasan dan otoriterian dari para penguasa.

Hak yang diperjuangkan

Penghilangan paksa yang kerap terjadi pada kala itu tanpa ada kejelasan hukum dan tindak lanjut yang tegas dari petugas aparatur negara, pasalnya pejuang perempuan yang mempertahankan hak-hak buruh seperti Marsinah saja kini kasusnya belum klimaks.

Spekulasi yang Beredar

Rumor yang beredar di kalangan masyarakat dugaan hilangnya para aktivis tidak luput dari campur tangan “penembakan misterius”. Tentunya munir adalah salah satu tokoh penggerak pengungkapan banyak kasus seperti ini. Oleh karena itu tidak heran Suciwati sebagai istrinya pernah membeberkan terkait banyaknya teror yang dialaminya.

Warisan MST

Namun, dari beragam sudut pandang prihal kematian aktivis munir ini, diharapakan mampu menjadi mercusuar untuk kita semua para kamu muda dalam gelapnya situasi dan kondisi. Teruslah lantang bersuara menyerang istana kerajaan jikalau raja tidak kunjung adil dalam kebijaksanaan.

Sitasi yang sering kita dengar secara esensinya adalah goal point dari seorang aktivis(pejuang) itu bukan mendapatkan berupa tahta dan jabatan, tapi mati dalam medan pertempuran.

Previous Post

IKMC Gelar Aksi Berbagi Ramadhan di Cipanas

Next Post

Maraknya Ritel Modern Ilegal Membunuh Perekonomian Lokal

Ruang Intelek

Ruang Intelek

Next Post
Maraknya Ritel Modern Ilegal Membunuh Perekonomian Lokal

Maraknya Ritel Modern Ilegal Membunuh Perekonomian Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • About
  • Privacy Police
  • T.O.S
  • Contact
  • Sitemap
  • Disclaimer

© 2025 By : Ruang Intelek

No Result
View All Result
  • HOME
  • SHOP
  • HOT
  • OPINI
  • POPULER
  • TEORITIK
  • TUTORIAL

© 2025 By : Ruang Intelek